Jumat, Juni 20, 2008

AIDA

AIDA adalah istilah manajemen penjualan, merupakan singkatan dari Attention (Perhatian), Interest (Minat), Decision (Pengambilan keputusan) dan Action (Tindakan). AIDA merupakan tahapan proses yang dialami oleh seorang pembeli dari ketidak peduliannya terhadap suatu produk sampai tindakan membeli produk itu. Menurut konsep AIDA seorang selesman dituntut untuk pro active.

Berikut ini contoh terapan konsep AIDA, oleh seorang salesman produk kecantikan:

ATTENTION
Salesman memasang iklan dengan genjar dan memasang spanduk dgn meletakkan ditempat2 yang strategis

INTEREST
Orang yang terkena daya tarik dari iklan dan spanduk tsb (khusunya wanita) menjadi berminat dan mengganti produk yang mereka pakai sebelumnya dgn produk baru.

DECISION
Salesman dgn ramah menerangkan keunggulan-keunggulan dari produk yang dimilikinya. Konsumen digiring ke proses pemilihan alternatif yaitu dengan mengganti produk baru tsb.

ACTION
Transaksi konsumen mengganti / membeli produk baru tsb akan terjadi

Seorang muslim harus dapat melakukan peran yang mirip seorang salesman dalam melaksanakan syiar Islam.

ATTENTION
Yang dapat menimbulkan daya tarik pada seorang muslim adalah kepribadian atau sikapnya dalam kehidupan sehari-hari (Hablun-minnanas & Hablum-minallah). Apalagi bila selalu tampil dengan percaya diri, tenang, besahabat, menghargai pendapat orang lain dan selalu menganjurkan hal-hal yang positif. Demikina sikap yang ditunjukan Nabi Muhammad.
Tiada paksaan untuk (memasuki) agama Islam, sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada yang salah. (Al-Baqarah 2:256)

INTEREST
Melihat sikap tsb diatas akan timbul keingintahuan orang untuk mengenal Islam. Disini tugas kita untuk meluruskan kesalahan persepsi mengenai Islam dan memperkuat citra Islam yang positif.
Seruhlah manusia ke jalan Tuhan-mu dengan bijaksana dan pengajaran yang baik; dan bantahlah mereka dengan cara-cara yang terbaik. (An-Nahl 16:125)

DECISION
Keputusan apa yang diharapkan dari target market. Ada beberapa alternatif:
- Mereka tidak menghujat Islam
- Mereka bersimpati pada Islam
- Mereka menjadi Muslim yang benar
Katakanlah, kebenaran itu dari Tuhanmu. Barangsiapa yang suka, hendaklah ia beriman dan barangsiapa yang tidak suka silakan mengingkarinya. (Al-Kahfi 18:29)

ACTION
Memberikan kesempatan yang seluas luasnya untuk beribadah dan sarana yang diperlukan.
Maka bersabarlah kamu, sesungguhnya janji Allah dalah benar dan sekali-kali janganlah orang-orang yang tidak meyakini kebenaran ayat-ayat Allah itu menggelisahkan kamu. (Ar-Ruum 30:60)

Ditulis oleh:
Rubiati Setiarini

Disiapkan untuk Daurah MTXL 13-15 Juni 2008

2 komentar:

Anonim mengatakan...

mbak rubii..
aku suka artikelnya, baguuss!!

tugas kita untuk meluruskan kesalahan persepsi mengenai Islam dan memperkuat citra Islam yang positif

betul, jangan sampai kita sendiri yg membuat citra Islam menjadi tidak baik

karena itulah kita perlu terus berusaha memperbaiki diri

iwansetia.blogspot.com mengatakan...

AIDA
"D" nya apa bukan "Desire" ya